8 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Ibu Hamil, Dampaknya Berbahaya!
Skincare

8 Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Ibu Hamil, Dampaknya Berbahaya!

Marshalova, untuk kamu yang saat ini sedang menanti kelahiran anak, kamu perlu mengetahui kandungan skincare yang tidak boleh untuk ibu hamil, karena dampaknya bisa sangat berbahaya lho! Kali ini, Marsha Beauty mau kasih tau bahan skincare yang harus dihindari ibu hamil. Baca sampai habis, ya!

Memiliki momongan merupakan anugerah dari Tuhan kepada setiap umat-Nya. Untuk para wanita, tentunya mereka akan menjadi seorang ibu bagi anak-anaknya. Dalam proses kehamilan, tidak hanya kondisi tubuh saja yang membesar tetapi juga kesehatan kulit pastinya mengalami perubahan seiring dengan perubahan hormon pada tubuh. Kulit terasa lebih kendur dan tidak elastis saat hamil karena produksi kolagen pada tubuh yang juga berubah. 

Maka dari itu, tidak hanya menjaga pola makan untuk kesehatan ibu dan jabang bayi, tetapi juga perlunya perawatan menggunakan produk-produk agar kulit tetap terlihat sehat. Namun, perlu diperhatikan kandungan-kandungan yang ada pada setiap produk skincare maupun kosmetik agar proses kehamilan pada ibu tetap lancar dan jabang bayi tetap sehat.

Dirangkum dari beberapa situs referensi, yaitu hellosehat, alodokter, dan healthline, beberapa kandungan skincare yang harus dihindari ibu hamil dan menyusui adalah sebagai berikut:

  1. Retinoid 

Kandungan Retinoid yang biasa kita sering dengar mungkin adalah Retinol. Retinol berfungsi secara efektif terhadap masalah-masalah penuaan dini seperti mencegah kerutan, kulit kendur, garis halus, dan lain-lainnya. Selain Retinol, kandungan lainnya yang termasuk ke dalam kategori Retinoid adalah adapalene, tretinoin, retinaldehyde, isotretinoin, differin, dan tazarotene. Kandungan-kandungan tersebut termasuk ke dalam kategori aman tetapi mengandung resiko. Maka dari itu harus dihindari. 

  1. Hydroquinone 

Kandungan skincare yang harus dihindari ibu hamil selanjutnya adalah Hydroquinone. Kandungan Hydroquinone dapat memberikan efek cerah pada kulit serta dapat mengurangi pigmentasi pada kulit yang disebabkan karena kehamilan. Efek samping kandungan ini pada kehamilan belum terbukti secara signifikan, tetapi perlu diperhatikan dan dibatasi paparan kandungannya pada ibu hamil.

  1. Phthalates 

Kandungan ini juga mungkin sering kita temukan pada produk-produk skincare. Namun, kandungan Phthalates ini dapat berpengaruh besar terhadap kesehatan reproduksi karena dapat menyebabkan disfungsi reproduksi dan hormon pada ibu hamil jika terpapar terus-menerus.

  1. Salicylic Acid dengan Dosis Tinggi

Kandungan Salicylic Acid juga sering kita temukan pada produk-produk skincare karena manfaatnya yaitu dapat menjadi anti-inflamasi. Untuk ibu hamil, penggunaan dan kontak dengan kandungan Salicylic Acid harus dibatasi jangan sampai terlewat dosis normal saat dikonsumsi secara oral (diminum) karena dapat menyebabkan gejala-gejala seperti pusing, muntah-muntah, bahkan lebih parahnya lagi komplikasi kehamilan dan cacat lahir. 

  1. Dihydroxyacetone (DHA)

Kandungan DHA merupakan zat aditif warna memiliki manfaat dapat memberikan warna pada kulit tubuh, juga dapat memberikan perlindungan pada kulit kering atau rusak terkelupas serta mengembalikan kekenyalan kulit. Kandungan DHA ini biasanya ada pada produk-produk self-tanning atau sunless tanning. 

Pada ibu hamil, penggunaan produk yang menggunakan kandungan ini harus dibatasi karena jika terhirup secara berlebihan dapat berpengaruh pada kehamilan.

  1. Oxybenzone

Kandungan Oxybenzone biasanya kita temukan pada tabir surya atau produk-produk sejenisnya seperti sunblock, sunscreen, dan lain-lain. Oxybenzone merupakan kandungan filter UV yang dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari. 

Pada ibu hamil, kandungan ini harus dihindari karena dapat mengganggu hormon dan parahnya dapat memberikan perubahan permanen pada kelenjar susu karena terdapat bahan kimia Endokrin pada Oxybenzone. 

  1. Paraben

Kandungan ini mungkin sudah tidak asing di telinga kita. Dalam setiap skincare yang kita beli, mungkin hampir semua produk menuliskan kata “tanpa paraben” di setiap produknya. Paraben merupakan senyawa pengawet yang membuat suatu produk kecantikan tahan lebih lama dari serangan jamur dan bakteri. Namun, seperti yang dilansir pada alodokter, pada ibu hamil kandungan ini harus dihindari karena dapat menyebabkan gangguan proses metabolisme pada janin bahkan dapat terganggu sampai janin tersebut dewasa.

  1. Formaldehyde

Sama seperti paraben, kandungan ini juga merupakan pengawet pada produk kosmetik maupun skincare. Namun, pada ibu hamil kandungan ini dapat berbahaya bagi kandungan karena dapat meningkatkan resiko infertilitas dan keguguran. Maka dari itu, Formaldehyde merupakan kandungan kosmetik yang harus dihindari ibu hamil. 

Itu dia kandungan-kandungan pada skincare maupun produk kosmetik lainnya yang harus dihindari oleh ibu hamil karena dapat berpengaruh kepada perkembangan janin di dalam perut. Untuk ibu hamil, bukan berarti tidak diperbolehkan merawat diri dengan produk-produk skincare tetapi lebih diperhatikan lagi ya kandungannya! Semoga membantu!

img

Marsha Beauty menghadirkan artikel, review dan konten menarik lainnya seputar trend dunia kecantikan secara lengkap dan update.

Newsletter

Dapatkan info promo menarik & info terbaru dunia kecantikan.