Kenali Ciri-ciri Tidak Cocok Memakai Skincare pada Wajah Kamu, Dampaknya Mengerikan!
Skincare

Kenali Ciri-ciri Tidak Cocok Memakai Skincare pada Wajah Kamu, Dampaknya Mengerikan!

Girls, kalian sering nggak sih keracunan beli produk-produk skincare gara-gara beauty vlogger? Atau mungkin gara-gara teman-teman kalian? Pastinya kalian pernah ya, Girls, keracunan skincare gara-gara orang lain terus kalian langsung beli. Terus, gimana hasilnya? Produknya berhasil di kulit kalian atau tidak? Kalau berhasil, pastinya bakal kamu gunakan dan beli terus, tetapi kalau tidak berhasil, pastinya menimbulkan efek yang kurang baik pada kulitmu. Pada kesempatan ini, Marsha Beauty mau kasih tau Marshalova ciri ciri tidak cocok memakai skincare pada kulit serta bahan-bahan apa saja yang tidak dianjurkan untuk digunakan secara bersamaan. Scroll terus ya!

Gejala atau Ciri-ciri Wajah Tidak Cocok Memakai Produk Skincare

Penggunaan produk skincare yang tidak cocok dengan kulit akan menimbulkan ciri atau tanda-tanda yang tidak biasa. Dilansir dari situs Thehealthy.com, berikut ini merupakan tanda tanda tidak cocok memakai skincare yang bereaksi pada kulit:

  1. Gatal-gatal pada Kulit

​​Ciri ciri tidak cocok memakai skincare

​​Gatal-gatal pada kulit setelah menggunakan produk skincare menandakan reaksi histamin atau alergi akibat produk yang tidak cocok dengan kulitmu. 

Jika terjadi gatal dan alergi, disarankan untuk menghentikan sejenak produk-produk yang digunakan dan menggunakannya kembali secara berkala dalam jangka waktu satu minggu setiap produk. Setelah itu, lihat kembali apakah rasa gatal-gatal atau alergi tersebut muncul kembali atau tidak.

Dibutuhkan sekitar dua sampai tiga minggu untuk rasa alergi “bersih” dari kulit. Jadi, akan lebih baik apabila membiarkan beberapa waktu sebelum menggunakan lagi produk-produk tersebut. 

  1. Kulit Terasa Lebih Berminyak dari Biasanya 

Ciri ciri tidak cocok memakai skincare

Kulit terasa lebih berminyak dari biasanya setelah menggunakan produk baru juga menjadi tanda-tanda tidak cocoknya produk skincare pada kulit. Hal ini menunjukkan tanda bahwa hilangnya minyak alami pada kulit. Minyak alami pada kulit berfungsi sebagai penghalang untuk mencegah kotoran dan radikal bebas lainnya yang disebabkan oleh lingkungan. Minyak alami juga berfungsi sebagai senjata untuk melembapkan kulit. 

Menggunakan produk-produk yang tidak sesuai dapat memperburuk kondisi kulit karena dapat menghilangkan minyak alami sebagai penghalang tersebut. Carilah pelembap, serum, atau produk skincare lainnya yang mengandung Hyaluronic Acid untuk menghidrasi kulit.

  1. Kulit Memerah dan Iritasi

Ciri ciri tidak cocok memakai skincare

Jerawat pada kulit orang dewasa biasanya tidak disebabkan oleh bakteri dan minyak yang sama dengan pemicu jerawat pada kulit remaja. Kandungan aktif seperti Salicylic Acid dan Benzoyl Peroxide yang dirancang pada kulit remaja dapat mengiritasi dan membuat lapisan atas kulit orang dewasa menjadi kering sehingga menjadi memerah dan iritasi. 

Pastikan produk yang digunakan bersifat non-comedogenic dan tidak mengandung minyak mineral, cocoa butter, atau bahan yang dapat menyumbat pori-pori lainnya. 

  1. Mengalami Perubahan Pigmentasi Secara Mendadak

Ciri ciri tidak cocok memakai skincare

Jika terdapat perubahan pigmentasi terutama pada tulang pipi setelah menggunakan produk-produk baru selama beberapa hari atau beberapa minggu, hal ini bisa dikatakan sebagai reaksi alergi terhadap bahan-bahan atau kandungan-kandungan tertentu yang menyebabkan munculnya bintik-bintik hitam. 

Hentikan penggunaan produk-produk dan tunggu sampai kondisi kulit seimbang. Pastikan untuk selalu menggunakan sunscreen atau tabir surya dengan SPF tinggi setiap hari. Langsung bersihkan wajah setelah terkena debu atau makeup juga gunakan moisturizer untuk melindungi kulit agar tetap lembap.

  1. Munculnya Ruam

Ciri ciri tidak cocok memakai skincare

Salah satu tanda lainnya bahwa kulit kamu tidak cocok menggunakan suatu produk skincare adalah munculnya ruam pada kulit setelah menggunakan produk tersebut. Munculnya ruam bisa terjadi karena terdapat kandungan-kandungan pada produk skincare seperti pengawet, wewangian, atau bahan kimia lainnya seperti akrilat.  

  1. Kulit Menjadi Kering dan Mengelupas Secara Berlebihan

Ciri ciri tidak cocok memakai skincare

Jika kulit menjadi kering dan mengelupas secara berlebihan setelah menggunakan suatu produk skincare, terlebih di sekitar hidung dan sudut mulu, mungkin terjadi ketidakcocokan produk jerawat secara berlebihan seperti Retinoid atau Benzoyl Peroxide. 

Coba kurangi penggunaan Retinoid menjadi sekali atau dua kali dalam seminggu serta lapisi kembali dengan pelembap. Jika kulit kering masih terjadi, cobalah Retinoid yang berasal dari tumbuhan yang lebih ringan. 

  1. Kulit Terasa Terbakar atau Perih

Ciri ciri tidak cocok memakai skincare

​​Kulit yang terasa seperti terbakar atau perih setelah menggunakan suatu produk baru merupakan salah satu tanda ketidakcocokan suatu produk skincare pada kulitmu. Kandungan yang menyebabkan terasa terbakar dan perih pada kulit tersebut biasanya merupakan reaksi pada produk-produk yang memiliki kandungan alkohol atau bahan dasar yang memiliki efek ‘drying’. Tanda-tanda kulit yang terbakar atau perih ini biasanya terjadi pada pemilik kulit sensitif

Bahan-bahan Skincare yang Tidak Boleh Digunakan Bersamaan 

Setelah tadi membahas gejala dan tanda-tanda ketidakcocokan dalam menggunakan produk skincare, kali ini ada beberapa kandungan skincare yang tidak boleh digunakan secara bersamaan yang dilansir dari situs Everydayhealth.com dan Lofficielusa.com: 

  1. Retinol atau Retinoid dengan Vitamin C

Vitamin C merupakan kandungan yang kurang efektif untuk dikombinasikan karena memiliki pH asam. Sedangkan retinol memiliki pH basa yang lebih tinggi. Jika digunakan bersamaan, kedua kandungan tersebut tidak akan bekerja dengan baik. 

Untuk memberikan hasil yang optimal pada kulit, gunakanlah kedua kandungan tersebut di waktu yang berbeda. Penggunaan Retinol atau Retinoid lebih efektif digunakan pada waktu malam hari karena kondisi kulit pada malam hari lebih peka. Jika digunakan pada pagi hari, khawatir akan meningkatkan risiko kerusakan kulit karena paparan sinar matahari. 

Vitamin C lebih efektif dan optimal manfaatnya jika digunakan pada pagi atau siang hari karena mengandung antioksidan yang dapat melindungi paparan sinar matahari dan polusi yang dapat merusak kulit. 

  1. Retinol atau Retinoid dengan Salicylic Acid

Retinol atau Retinoid merupakan kandungan yang dapat bermanfaat mengurangi tanda-tanda penuaan seperti garis halus, keriput, dan kerutan. Selain tidak boleh digunakan bersamaan dengan Vitamin C, Retinol atau Retinoid juga tidak diperbolehkan untuk digunakan bersama dengan Salicylic Acid. 

Salicylic Acid merupakan bahan yang terkenal efektif dalam penyembuhan jerawat. Kandungan Beta Hydroxy Acid atau BHA juga bermanfaat dalam meningkatkan pergantian sel kulit dan menjaga pori-pori agar tetap bersih. 

Retinol atau Retinoid dan Salicylic Acid, kedua kandungan tersebut sama-sama dapat membuat kulit menjadi kering sehingga jika digabungkan, dapat menyebabkan kulit menjadi over drying yang parahnya bisa membuat kulit menjadi iritasi. 

Untuk hasil yang optimal, gunakan kedua bahan tersebut di waktu yang berbeda. Gunakan Salicylic Acid pada pagi hari dan Retinol atau Retinoid pada malam hari.  

  1. Retinol atau Retinoid dengan Benzoyl Peroxide

Selain terkenal akan manfaatnya sebagai anti-aging, Retinol atau Retinoid juga bermanfaat menghilangkan jerawat karena dapat mengelupaskan kulit untuk mencegah pori-pori yang tersumbat. 

Tetapi, menggabungkan Retinoid dengan Benzoyl Peroxide merupakan hal yang cenderung kurang bagus. Pasalnya, Benzoyl Peroxide dapat menonaktifkan molekul Retinoid. Alhasil, yang tadinya bermaksud untuk melawan jerawat malah sebaliknya. 

Penelitian menunjukkan bahwa formulasi Retinoid Tretinoin yang baru lebih stabil jika digabungkan dengan Benzoyl Peroxide. Sebagai alternatif, gunakan kedua kandungan tersebut dalam waktu yang berbeda. Gunakan Benzoyl Peroxide pada pagi hari dan Retinol pada malam hari.

  1. Retinoid atau Retinol dengan Alpha Hydroxy Acid (AHA)

Retinol atau Retinoid dan Alpha Hydroxy Acid atau AHA merupakan bahan yang bermanfaat sebagai anti-aging karena kedua kandungan tersebut dapat mempercepat pergantian sel kulit serta meningkatkan produksi kolagen yang membuat kulit lebih bercahaya dan mencegah munculnya garis halus. Walaupun keduanya memiliki manfaat baik yang sama, tetapi keduanya lebih baik tidak digunakan secara bersamaan. 

Hal ini karena kedua kandungan tersebut dapat mengelupas lapisan kulit luar yang berpotensi memunculkan iritasi dan kemerahan pada kulit. Sebagai alternatifnya, gunakan kedua kandungan tersebut bergantian setiap harinya atau gunakan kandungan AHA setiap 2-3x seminggu.

  1. Dua Produk dengan Bahan Aktif yang Sama

Mungkin kamu sering membeli dua jenis produk seperti serum dan toner dengan bahan yang sama, tetapi perlu diperhatikan juga ya, karena justru dianjurkan untuk tidak menggabungkan dua produk dengan memiliki bahan aktif yang sama.

Salah satu contohnya adalah menggunakan kandungan aktif Benzoyl Peroxide dalam 2 produk yang berbeda untuk mengatasi jerawat. Contoh lainnya yaitu menggunakan kandungan aktif Glycolic Acid dengan kandungan Mandelic Acid dalam waktu berbarengan karena keduanya sama-sama memiliki kandungan AHA. 

Jika kedua produk dengan bahan aktif yang sama digunakan secara bersamaan, dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, kulit yang terbakar, dan juga efek samping dari bahan aktif lainnya. 

  1. Vitamin C dengan AHA dan BHA

Kandungan AHA dan BHA seperti Glycolic Acid, Salicylic Acid, dan Lactic Acid tidak boleh digunakan dengan Vitamin C karena Vitamin C juga bersifat asam dan tidak stabil sehingga keseimbangan pH pada kulit wajah akan terganggu jika melapisi kedua kandungan ini secara bersama.

  1. Niacinamide dengan AHA dan BHA

Niacinamide memiliki pH sekitar 5-6 sehingga jika Niacinamide jika digunakan bersamaan dengan AHA dan BHA dapat menyebabkan masalah kulit seperti kemerahan. Disarankan untuk menggunakan kedua kandungan tersebut di waktu yang berbeda. Niacinamide pada pagi hari dan AHA dan BHA pada malam hari agar kedua kandungan dapat berfungsi secara optimal.

Nah, Girls, itu dia beberapa hal mengenai gejala dan tanda-tanda kulit kamu tidak cocok menggunakan produk skincare serta kombinasi kandungan skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan yang harus kamu perhatikan agar kamu dapat terhindar dari segala permasalahan kulit. Yuk, coba untuk lebih hati-hati dan perhatikan lagi sebelum membeli suatu produk, biar nggak sia-sia juga karena sudah mengeluarkan uang! 

img

Marsha Beauty menghadirkan artikel, review dan konten menarik lainnya seputar trend dunia kecantikan secara lengkap dan update.

Newsletter

Dapatkan info promo menarik & info terbaru dunia kecantikan.