Kenapa Sunscreen Harus Di-Reapply? Ternyata Inilah Alasannya
Skincare

Kenapa Sunscreen Harus Di-Reapply? Ternyata Inilah Alasannya

Kulit yang tidak dilindungi dengan sunscreen dan terpapar radiasi UV dapat menyebabkan penuaan kulit dini hingga kanker kulit. Sekalipun kamu sudah menggunakan sunscreen untuk lindungi kulitmu dari paparan matahari, kamu harus re-apply, lho! Kenapa sunscreen harus di-reapply?

Reapply sunscreen sangat penting, terutama jika kamu sering sekali bekerja di luar atau terpapar dengan matahari. Kebanyakan orang membiarkan kulit terpapar sinar UV yang berpotensi merusak kulit karena tidak melakukan reapply. Lalu berapa kali sebaiknya reapply sunscreen dalam satu hari?

Alasan Kenapa Sunscreen Harus Di-Reapply

Umumnya, sunscreen diterapkan pada langkah terakhir dalam rutinitas perawatan kulit kamu dan sebelum merias wajah.

Namun, ada beberapa beauty enthusiast yang lebih memilih mengoleskan sunscreen terlebih dahulu sebelum menggunakan pelembap untuk memastikan sunscreen terserap sempurna ke dalam lapisan kulit.

Apa pun preferensi yang kamu pilih, kuncinya adalah mengoleskan sunscreen sebelum paparan sinar matahari. Cara reapply sunscreen yang benar dan disarankan untuk diterapkan pada wajah adalah 2mg sunscreen per sentimeter persegi kulit atau sekitar setengah sendok teh.

Selain itu, kamu juga harus reapply sunscreen. Berikut adalah alasan mengapa kamu perlu melakukan reapply sunscreen:

1. Kandungan SPF Sudah Memudar di Wajah karena Terpapar Matahari

SPF di sunscreen dipengaruhi oleh jumlah paparan sinar matahari dan bukan berapa lama dioleskan ke kulit kamu. Kapan harus reapply sunscreen itu sendiri? Rekomendasi umumnya adalah setiap 2 jam saat terpapar sinar matahari.

Reapply ini perlu dilakukan karena saat sinar UV mengenai sunscreen pada kulit, chemical blockers dari sunscreen menyerap sinar ultraviolet dan SPF dan membuatnya hilang sehingga kamu perlu mengaplikasikannya lagi.

Tidak mengoleskan kembali sunscreen secara teratur membuat kamu terpapar sinar UVA dan UVB dan karenanya lebih rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari.

2. Wajahmu Berkeringat atau Terkena Air

Ketika wajah kamu berkeringat banyak atau terkena air, maka sunscreen yang kamu aplikasikan sebelumnya bisa saja rusak. Itulah mengapa kamu perlu untuk melakukan reapply sunscreen di wajah. Keringat dapat mengencerkan sunscreen dan menyebabkannya luntur.

Jadi, kamu harus mengoleskannya lebih sering jika berolahraga di cuaca panas atau terkena sinar matahari langsung. Frekuensi aplikasi ulang harus meningkat atau sering dilakukan jika kamu sering berkeringat atau terkena air.

Jika kamu akan berenang, maka wajah dan tubuhmu tidak akan terlindungi dengan sunscreen dalam jangka waktu lama. Sunscreen  tabir kemungkinan besar akan hilang saat terkena air atau saat kamu mengeringkan wajah dengan handuk.

3. Supaya Kulit Terlindungi

Alasan terakhir mengapa kamu perlu reapply sunscreen adalah untuk melindungi kulitmu dari sinar UVB dan untuk melindungimu dari penuaan akibat sinar UVA. Jadi, memastikan kulitmu untuk memiliki perlindungan matahari yang tepat sangat penting untuk terhindar dari kerusakan akibat sinar matahari.

Berapa lama sunscreen bertahan sebenarnya tergantung pada faktor SPF-nya. Secara umum, jika Anda memakai krim sunscreen dengan SPF 50, maka kamu bisa terlindung dari sinar matahari 50 kali lebih lama daripada jika tidak menggunakan sunscreen apa pun.

Sementara sunscreen dengan SPF 15 tidak akan memberikan perlindungan yang efektif. Jadi, bagusnya kamu menggunakan sunscreen dengan minimal SPF 30 dan tetap lakukan reapply, sekalipun cuaca di luar sedang berawan karena sinar UVA & UVB dapat menembus.

Sudah tahu alasan di balik kenapa sunscreen harus di-reapply bukan? Kalau kamu ingin melindungi wajahmu dari dampak menakutkan sinar matahari, maka lakukan reapply sunscreen, ya!

img

Marsha Beauty menghadirkan artikel, review dan konten menarik lainnya seputar trend dunia kecantikan secara lengkap dan update.

Newsletter

Dapatkan info promo menarik & info terbaru dunia kecantikan.