Cara mengurangi nyeri haid dapat kamu lakukan di rumah dengan cara sederhana seperti mengompres perut menggunakan air hangat. Hal sederhana seperti ini dapat membantumu mengurangi nyeri. Sebagai wanita memang sudah dikodratkan untuk haid atau menstruasi dengan jangka waktu 6-14 hari.
Baca juga: Rangkaian Produk Pilihan Essence Untuk Remaja Murah dan Bagus!
Cara Mengurangi Nyeri Haid, Simak dan Terapkan
Dalam dunia medis bernama dismenore, yaitu keluhan yang dialami wanita saat menstruasi. Nyeri yang kamu alami bisa ringan atau berat. Nyeri biasanya berpusat di perut bagian bawah.
Gejala dismenore yang sering muncul biasanya kram atau nyeri perut bagian bawah, punggung bawah, paha bagian dalam terasa ditarik, diare, mual, muntah, pusing, sakit kepala bahkan ada yang sampai pingsan.
Kompres Hangat
Cara mengurangi nyeri pada saat haid dengan menempelkan kompres hangat ke area perut. Bisa juga pada bagian punggung bagian bawah, tempel selama 15–20 menit.
Sebuah studi yang diobservasi tahun 2012, berfokus dengan 147 wanita (18-30 tahun). Yakni mereka dengan siklus menstruasi yang teratur menemukan heat patch pada suhu 40 derajat Celcius sama efektifnya dengan ibuprofen.
Marshalova, dapat memakai botol air panas atau bantal pemanas, jika mandi pakailah air hangat.
Relaksasi
Lakukanlah relaksasi meditasi, pilates dan yoga untuk membantu mengalihkan rasa nyeri. Beberapa pose yoga seperti peregangan otot atau efek relaksasi bisa meredakan nyeri punggung dan memperlancar aliran darah saat menstruasi.
Iringi dengan musik instrumental agar menambah mood.
Minum Air Hangat
Saat menstruasi sering kali terasa kembung, maka minumlah air hangat. Selain itu, air hangat dapat meredakan nyeri dan mengatasi kram. Cairan panas dapat mengendurkan otot yang kram. Bisa juga kamu tambahkan teh chamomile. Hal tersebut termasuk cara meredakan nyeri haid secara alami.
Jaga Makanan
Tidak dapat dipungkiri, pada saat menstruasi sering kali mengalami kram. Untuk mengurangi hal tersebut maka kamu bisa hindari dulu konsumsi kafein, alkohol, dan makanan yang mengandung banyak garam serta berlemak. Selalu makan makanan 4 sehat 5 sempurna dan minum air putih hangat pada saat haid.
Sejatinya saat menstruasi akan terjadi kembung dan retensi air. Kurangi bahkan hentikan terlebih dahulu saat haid agar membantu meredakan kram serta mengurangi ketegangan saat mengalami nyeri haid.
Cobalah makanan pepaya yang kaya akan vitamin. Selain itu bisa konsumsi sayuran hijau yang mengandung zat besi. Konsumsi buah yang banyak mengandung air seperti semangka dan mentimun.
Pijat dengan Minyak Esensial
Pijat lembut pada perut mu kurang lebih 5- 20 menit dengan menggunakan minyak esensial seperti lavender, cengkeh, dan kayu manis. Beri penekanan titik-titik tertentu dan pijat dengan memutar sekitar perut, bagian perut samping, dan punggung.
Campuran minyak memiliki sifat anti radang dan nyeri, sehingga membantu meredakan sakit haid. Sebelum mengoleskan lebih baik diencerkan terlebih dahulu dengan minyak pembawa, contohnya satu tetes minyak esensial per sendok teh minyak pembawa.
Minum Obat
Apabila cara di atas sudah dilakukan semua namun belum sembuh, konsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). NSAID adalah obat pereda nyeri haid yang dijual bebas dan telah direkomendasikan untuk sakit perut hingga pendarahan haid berat. NSAID termasuk juga ibuprofen (Advil) serta naproxen (Aleve). Obat-obatan tersebut membantu menurunkan produksi prostaglandin.
Atur Posisi Tidur
Ketika sedang haid dan nyeri pasti tidurpun tidak karuan rasanya. Cobalah mengatur posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid tidur menyamping, telentang, telungkup, meringkuk, bantal dibawah lutut dan menggulung tubuh. Agar nyaman dan mengurangi rasa nyeri saat haid.
6 cara mengurangi nyeri haid dapat kamu lakukan saat sedang urgent kesakitan. Jika nyeri menstruasi tak kunjung membaik setelah melakukan cara dan sudah minum obat, periksakanlah diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan.