Setiap orang mempunyai kondisi dan jenis kulit yang berbeda-beda. Jenis yang dimiliki bisa bergantung karena hormone, genetik, faktor lingkungan, hingga penggunaan suatu produk. Lalu, bagaimana jika kamu mempunyai tipe oily skin ? Marsha Beauty, apa saja ciri-ciri kulit berminyak itu? Yuk, simak artikelnya hanya di sini.
Lalu, Apa Saja Tanda atau Ciri-ciri Kulit Berminyak ?
Secara umum terdapat empat jenis tipe kulit, mulai dari kulit berminyak, sensitif, kering, hingga kombinasi. Seiring pertumbuhan usia, jenis kulit juga dapat berubah. Namun, kamu membutuhkan perawatan yang tepat untuk mengatasi permasalahan kulit yang kamu miliki. Apalagi, merawat kulit berminyak juga tidak boleh sembarangan. Yuk, lihat ciri-ciri wajah berminyak berikut ini.
Wajah Terlihat Lebih Mengkilap
Wajah yang terlihat mengkilap alias glowing memang menjadi idaman bagi semua wanita. Lalu, bagaimana bila yang mengkilap ternyata kandungan minyak yang berlebihan pada wajah? Tentunya, dapat mengganggu penampilanmu bukan?
Kulit wajah yang berminyak ditandai dengan permukaan yang mengkilap dan terasa lengket saat disentuh. Jika kamu mempunyai ciri seperti ini, kamu harus menggunakan sebuah produk yang dapat merawat kulit berminyak. Sebab, kandungan skin care yang tidak cocok justru menambah produksi sebum. Alhasil, wajah terkesan seperti kilang minyak.
Mempunyai Pori-pori yang Besar
Ciri-ciri muka berminyak ditandai dengan tampilan pori-pori yang terlihat besar. Jika dianalogikan, permukaan wajah akan tampak seperti kulit jeruk yang berpori-pori. Produksi sebum yang berlebihan membuat pori-pori semakin besar. Untuk mengatasinya, kamu wajib menggunakan pelembab setiap harinya.
Pelembab tidak hanya dibutuhkan kulit kering, tetapi semua jenis kulit membutuhkan kelembaban ekstra. Pelembab dapat mengunci kandungan minyak alami, sehingga menghidrasi kulit secara maksimal. Alhasil, produksi sebum lebih terkontrol dan mengurangi tampilan pori-pori yang besar.
Wajah Mudah Berjerawat
Kulit berminyak sangat rentan berjerawat karena produksi sebum yang berlebihan membuat folikel rambut tersumbat. Dengan begitu, jerawat lebih mudah tumbuh dan akan semakin berkembang. Tipe oily skin juga membuat kotoran, debu, dan polusi lebih mudah menempel, sehingga membuat bakteri berkembang lebih cepat.
Selain itu, permukaan wajah yang tidak dibersihkan dengan benar dapat membuat pori-pori tersumbat. Oleh karena itu, wajah harus dibersihkan menggunakan teknik double cleansing guna mencegah datangnya jerawat baru.
Banyak Komedo Pada Area Wajah
Timbulnya komedo, baik blackhead ataupun whitehead juga termasuk ciri-ciri kulit berminyak. Komedo ini dapat tumbuh pada pori-pori yang cenderung besar, berminyak, dan kotor. Maka dari itu, kamu harus menerapkan double cleansing sebelum tidur agar kotoran benar-benar terangkat dari wajahmu.
Hasil Make Up Menjadi Lebih Mudah Luntur
Selain skin care, produk kosmetik juga menjadi salah satu faktor penyebab wajah menjadi berminyak bila menggunakan kandungan yang tidak cocok. Ciri-ciri kulit wajah berminyak dapat ditandai dengan hasil make up yang mudah hilang dan luntur.
Minyak yang diproduksi berlebihan dapat menimbulkan kesan wajah seperti kilang minyak. Maka dari itu, gunakan produk berlabel oil free yang dapat mengontrol hasil make up. Jadi, hasil make up lebih long lasting.
Wajah Terkesan Kusam
Wajah berminyak berbeda dengan efek sehat dari glowing. Kulit yang berminyak memproduksi lebih banyak sebum, sehingga membuatnya tampak kusam dan kurang sehat. Agar kulitmu menjadi tidak kusam, kamu bisa menggunakan perawatan skin care khusus oily skin. Selain itu, gunakan kandungan yang bersifat non comedogenic agar formulanya tidak menyembut pori-pori dan memperparah kondisi jerawat baru. Bagaimana, kamu sudah mengenali ciri-ciri kulit berminyak, bukan?