Jerawat atau acne adalah salah satu dari tiga gangguan kulit paling umum di Indonesia. Adapun acne prone skin sendiri adalah kondisi kulit berjerawat yang ditandai dengan munculnya jerawat yang tidak terkendali di wajah atau bagian tubuh lainnya. Lalu, apa saja ciri-ciri acne prone skin?
Beberapa orang memang lebih rentan berjerawat daripada yang lain. Jika kulit kamu tampak terus-menerus berjerawat, kamu mungkin memiliki masalah acne prone skin. Apa saja yang menjadi ciri-ciri dari kondisi ini dan apa saja sih perawatan terbaik untuk mencegah timbulnya jerawat?
Apa itu Acne Prone Skin?
Jerawat berkembang ketika folikel rambut atau pori-pori tersumbat oleh sebum (minyak yang dikeluarkan tubuh secara alami untuk melumasi kulit dan rambut), sel kulit mati, dan bakteri (Cutibacterium acnes). Beberapa hal ini bisa jadi membuat kulitmu jadi mengembangkan jerawat:
- Kelebihan produksi sebum
- Kelebihan sel kulit mati yang menumpuk di pori-pori Anda
- Infeksi bakteri
Untuk kamu yang punya jenis kulit berminyak, biasanya cenderung memiliki lebih banyak jerawat dibandingkan dengan kulit normal atau kering. Tapi jika seseorang menggunakan produk skincare yang salah, semua jenis kulit dapat mengalami jerawat kronis.
Ciri-Ciri Acne Prone Skin
Mengetahui jenis kulit dan merawatnya dengan hati-hati sangat penting untuk mengurangi kemungkinan mengalami acne prone skin. Nah, supaya kamu bisa lebih cepat untuk melakukan perawatan yang terbaik, berikut adalah ciri kulit acne prone:
- Kulit menjadi lebih sering mengelupas
- Intensitas rasa gatal menjadi lebih sering
- Kulit jadi lebih mudah memerah
Cara Mengobati Acne Prone Skin
Jika kamu khawatir memiliki kulit yang cenderung berjerawat, cobalah rutinitas perawatan kulit berikut untuk membantu mengobati kondisi kulitmu dan mencegah jerawat kembali bermunculan:
1. Bersihkan Wajah Secara Rutin
Hal pertama yang bisa dilakukan adalah cuci mukamu dengan air hangat dan pembersih yang lembut dua kali sehari.
Mencuci wajah dua kali sehari di pagi dan sore hari akan membantu menghilangkan kelebihan sebum, serta riasan, sunscreen, atau produk wajah lainnya yang dapat menyumbat pori-pori Anda.
Selain itu, kamu juga harus segera cuci muka dengan pembersih yang lembut setelah berolahraga atau berkeringat. Kamu dapat menggunakan produk face wash yang mengandung asam salisilat untuk membantu membunuh bakteri dan membuka pori-pori yang tersumbat.
2. Pilih Face Wash yang Lembut
Sebaiknya, pilih produk pembersih wajah yang non-comedogenic (tidak menyumbat pori-pori), non-acnegenic, dan oil-free. Pembersih yang lembut cenderung tidak menyebabkan kekeringan atau iritasi yang dapat memperburuk jerawat Anda.
3. Keramas Secara Teratur
Jika kamu memiliki rambut berminyak atau menggunakan produk rambut yang dapat menyumbat pori-pori, pastikan untuk keramas secara teratur. Ketika rambut berminyak bersentuhan dengan kulit kamu, maka hal itu dapat memicu munculnya jerawat.
4. Hindari Memencet Jerawat
Menyentuh jerawat dapat memperburuk kondisi acne prone skin kamu. Bahkan, mencungkil atau memencetnya juga bisa mengembangkan bekas jerawat dan bintik hitam.
5. Hindari Produk yang Menyumbat Pori-Pori Anda
Pastikan produk apa pun yang kamu gunakan untuk wajah, seperti riasan, tabir surya, dan pelembap, bersifat non komedogenik (tidak menyumbat pori-pori), non-acnegenic, dan bebas minyak. Menggunakan produk yang berpotensi menyumbat pori-pori atau terlalu berminyak dapat memperburuk jerawatmu.
6. Gunakan Pelembap Secara Teratur
Daripada memperburuk produksi minyak, menjaga kelembapan kulit adalah kunci untuk membuatnya tidak mudah berjerawat. Kamu harus bisa menemukan pelembap yang ringan namun bernutrisi untuk membantu menjaga penampilan kulit kamu tetap lembut dan kenyal.
Kalau kamu merasa mengalami ciri-ciri acne prone skin seperti yang dijelaskan, kamu harus segera melakukan perawatan yang tepat! Jangan sampai jerawat yang terus bermunculan tersebut semakin memperparah kondisi kulitmu.