Marsha Beauty Makeup - 10/06/2024

Mengenal High Visual dan Low Visual Makeup, Mana yang Cocok untuk Wajahmu?

Mengenal High Visual dan Low Visual Makeup, Mana yang Cocok untuk Wajahmu?

Makeup telah menjadi bagian integral dari rutinitas kecantikan sehari-hari banyak orang. Penggunaan makeup dapat memberikan perubahan signifikan pada penampilan seseorang, baik itu untuk acara khusus atau sekadar meningkatkan rasa percaya diri. Salah satu cara untuk memahami teknik makeup adalah dengan mengenal konsep high visual dan low visual makeup. Artikel ini akan membahas perbedaan antara kedua jenis makeup ini, serta memberikan panduan dalam memilih yang cocok untuk wajahmu.

Apa Itu High Visual Makeup?

High visual makeup adalah teknik makeup yang bertujuan untuk memberikan tampilan yang mencolok dan menonjol. Ini sering kali digunakan dalam situasi di mana seseorang ingin menarik perhatian atau tampil memukau, seperti di acara pesta, pemotretan, atau pertunjukan panggung. Ciri khas dari high visual makeup meliputi penggunaan warna-warna terang dan berani, aplikasi produk yang lebih tebal, serta detail yang rumit.

Ciri-ciri High Visual Makeup:

  • Warna yang Berani: Penggunaan warna-warna seperti merah, biru, ungu, atau emas yang mencolok pada mata, bibir, atau pipi.
  • Detail yang Menonjol: Eyeliner yang tajam, bulu mata palsu yang dramatis, dan contouring yang tegas.
  • Tekstur yang Kaya: Kombinasi produk matte dan shimmer untuk memberikan dimensi yang lebih dalam.
  • Aplikasi Produk yang Intensif: Layering produk untuk mendapatkan intensitas warna dan efek yang diinginkan.

Apa Itu Low Visual Makeup?

Sebaliknya, low visual makeup adalah teknik yang bertujuan untuk menciptakan tampilan yang lebih natural dan halus. Makeup ini lebih cocok untuk sehari-hari atau situasi di mana penampilan alami lebih diinginkan, seperti ke kantor, pertemuan santai, atau kegiatan sehari-hari lainnya. Low visual makeup biasanya menggunakan warna-warna netral dan aplikasi produk yang lebih tipis.

Ciri-ciri Low Visual Makeup:

  • Warna yang Lembut: Penggunaan warna-warna seperti nude, coklat, peach, atau pink muda.
  • Detail yang Minimalis: Eyeliner tipis, maskara yang tidak berlebihan, dan contouring yang ringan.
  • Tekstur yang Natural: Produk dengan finish yang dewy atau satin untuk memberikan kesan kulit yang sehat.
  • Aplikasi yang Sederhana: Penggunaan produk dalam jumlah minimal untuk mendapatkan tampilan yang segar dan alami.

Menentukan Mana yang Cocok untuk Wajahmu

Memilih antara high visual dan low visual makeup tergantung pada beberapa faktor, termasuk bentuk wajah, warna kulit, dan tujuan makeup itu sendiri. Berikut beberapa panduan untuk membantu kamu menentukan pilihan yang tepat:

1. Acara atau Kegiatan:

  • Untuk acara formal, pesta, atau pemotretan, high visual makeup mungkin lebih cocok untuk memberikan kesan yang memukau dan fotogenik.
  • Untuk kegiatan sehari-hari, bekerja, atau acara santai, low visual makeup dapat memberikan tampilan yang lebih segar dan natural.

2. Bentuk Wajah dan Fitur:

  • Wajah dengan fitur yang kuat (misalnya tulang pipi tinggi, rahang yang tegas) dapat lebih cocok dengan high visual makeup karena bisa memperkuat fitur-fitur tersebut.
  • Wajah dengan fitur yang lebih halus mungkin lebih cocok dengan low visual makeup untuk menonjolkan keindahan alami tanpa terlihat berlebihan.

3. Warna Kulit:

  • Warna kulit cerah dapat bereksperimen dengan berbagai warna high visual makeup, tetapi juga bisa terlihat elegan dengan low visual makeup yang subtle.
  • Warna kulit gelap bisa terlihat sangat memukau dengan warna-warna rich dan metallic dalam high visual makeup, namun tetap menawan dengan nuansa netral dalam low visual makeup.

4. Preferensi Pribadi:

Pertimbangkan juga preferensi pribadi. Jika kamu merasa lebih percaya diri dengan tampilan makeup yang bold, maka high visual makeup bisa menjadi pilihan yang tepat. Sebaliknya, jika kamu lebih nyaman dengan tampilan yang natural, maka low visual makeup adalah pilihan yang lebih baik.

Tips Aplikasi Makeup untuk Tampilan Optimal

High Visual Makeup:

  • Mulailah dengan primer untuk memastikan makeup tahan lama.
  • Gunakan foundation yang memberikan coverage penuh.
  • Eksperimen dengan eyeshadow palette yang memiliki warna-warna terang.
  • Jangan takut menggunakan highlighter dan bronzer untuk menciptakan dimensi.

Low Visual Makeup:

  • Gunakan BB cream atau tinted moisturizer untuk hasil yang ringan.
  • Pilih eyeshadow dengan warna netral seperti beige atau taupe.
  • Gunakan blush on dalam warna peach atau pink muda untuk tampilan segar.
  • Pilih lipstik dengan warna nude atau soft pink untuk melengkapi tampilan alami.

Baik high visual maupun low visual makeup memiliki keindahan dan keunggulannya masing-masing. Memahami perbedaan antara keduanya dan mengetahui kapan serta bagaimana menggunakannya dapat membantu kamu mencapai tampilan yang diinginkan sesuai dengan acara atau suasana. Jangan takut untuk bereksperimen dan menemukan gaya makeup yang paling cocok untuk wajah dan kepribadianmu. Selamat mencoba!


Nayla memiliki passion di dunia beauty, dan suka mencoba berbagai produk dan tren terbaru perskincarean duniawi. Di Marsha Beauty, Nayla akan sharing pengalaman dan pengetahuan tentang dunia beauty hingga lifestyle.