Bulan Ramadan sudah hampir kita lewati, selama dua mingguan ini, apakah kamu mengalami kulit yang menjadi kering? Atau kulit kamu dehidrasi? Memang kulit juga bisa haus gitu? Eitss, ada lho Girls! Makanya di artikel ini, Marsha Beauty mau menjelaskan apa saja perbedaan kulit kering dan dehidrasi.
Dengan mengetahui perbedaan tersebut, kamu jadi tau penyebabnya dan bagaimana cara menanganinya dengan tepat. Jadi, jangan sampai salah lagi ya! Mari kita bahas satu-persatu.
Penyebab Kulit Kering Saat Puasa
Kulit kering saat puasa adalah hal yang sering dialami oleh banyak orang, terutama saat berpuasa di bulan Ramadan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kurangnya asupan cairan dan nutrisi, serta paparan sinar matahari yang berlebihan. Lebih detailnya, simak beberapa faktor yang mempengaruhinya berikut ini:
Dehidrasi - Saat berpuasa, tubuh kekurangan cairan dan air yang cukup untuk mempercantik dan melembabkan kulit. Kekurangan cairan dapat membuat kulit jadi kusam dan kering. Lalu, apakah ini menyebabkan kulit dehidrasi? Tunggu dulu, Marsha Beauty jelaskan nanti, ya!
Kurangnya asupan nutrisi - Selama berpuasa, kita makan lebih sedikit, yang dapat menyebabkan kurangnya asupan nutrisi seperti vitamin dan mineral yang dibutuhkan kulit. Oleh karena itu, tubuh perlu mendapatkan nutrisi yang cukup untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit.
Pengaruh cuaca - Saat bulan puasa, kita sering merasakan cuaca yang panas dan kering. Hal ini dapat membuat kulit mudah kering dan pecah-pecah.
Kekurangan waktu tidur - Saat berpuasa, kita sering merasa lelah dan kurang tidur. Kurangnya waktu tidur dapat membuat kulit jadi tidak sehat dan mudah dehidrasi.
Perbedaan Kulit Kering dan Dehidrasi
Apa sih bedanya kulit kering dan dehidrasi? Marshalova, kulit kering dan kulit dehidrasi seringkali disalahartikan sebagai hal yang sama, padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup siginifikan. Bahkan kamu pun bisa merasakannya secara langsung. Apa saja itu?
Penyebab
Perbedaan lainnya adalah bahwa kulit kering biasanya memiliki masalah dengan produksi minyak alami, sementara kulit dehidrasi terjadi ketika kadar air di lapisan kulit paling atas (epidermis) terganggu.
Ada juga perbedaan dalam penyebab kulit kering dan kulit dehidrasi. Kulit kering seringkali disebabkan oleh faktor lingkungan seperti panas atau dingin yang ekstrem, sinar matahari yang berlebihan, penggunaan produk sabun yang keras, dan penuaan. Sedangkan kulit dehidrasi disebabkan oleh kekurangan air dalam tubuh, konsumsi alkohol yang berlebihan atau kafein, dan penggunaan produk perawatan kulit yang tidak cocok untuk jenis kulit.
Dampak
Kulit kering terjadi ketika produksi minyak alami di kulit berkurang sehingga kulit menjadi kering, kasar, terasa kencang, dan mudah mengelupas. Sedangkan kulit dehidrasi terjadi ketika kulit kekurangan air sehingga terlihat kusam, bersisik, dan kering.
Tingkat Kelembapan
Kulit kering cenderung kurang elastis dan memerlukan perawatan yang dapat membantu mengembalikan kelembapan dan minyak alami yang hilang. Sedangkan kulit dehidrasi membutuhkan kelembapan tambahan dan penggunaan pelembap yang dapat segera menyerap ke dalam kulit.
Cara Mengatasi Kulit Kering dan Kulit Dehidrasi
Jika kamu mengalami kulit kering atau kulit dehidrasi, penting untuk memilih produk perawatan kulit yang tepat untuk jenis kulit kamu. Pilih pelembap yang dapat melembabkan kulit tanpa meninggalkan rasa lengket atau berminyak. Gunakan produk dengan bahan-bahan seperti asam hialuronat atau gliserin yang dapat membantu mengunci kelembapan di dalam kulit.
Selain menggunakan pelembap kamu juga bisa mengatasinya dengan menjaga asupan cairan yang cukup, konsumsi air putih sebanyak 8-10 gelas per hari, menghindari mandi air panas, menghindari paparan sinar matahari yang berlebihan serta Mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi terbaik.
Gunakan Produk Azalea Zaitun Oil With Rosehip Oil & Vitamin E
Ada satu lagi produk yang bisa kamu pakai untuk mengatasi kulit kering dan kulit dehidrasi sekaligus, namanya adalah Azalea Zaitun Oil with Roseship Oil & Vitamin E.
Yup, ini adalah produk minyak zaitun yang berfungsi sebagai pelembab kulit yang aman, karena terbuat dari bahan-bahan alami seperti Zaitun oil dan Rosehip Oil serta vitamin E. Bahan-bahan alami tersebut, selain sebagai antioksidan juga berfungsi untuk menghaluskan kulit, membantu memperlambat penuaan dini dan merawat bekas luka. Hasilnya? Kulit kamu pun jadi lebih lembab,sehat dan lembut dalam sekejap.
Cara menggunakannya pun mudah, kamu bisa langsung mengusapnya dengan lembut ke seluruh tubuh. Kamu pun juga bisa menggunakan produk ini sebagai minyak pijat dan campuran lulur. Mudah banget, karena mudah menyerap dan tentunya sudah tersertifikasi BPOM & Halal.
Azalea Zaitun Oil with Roseship Oil & Vitamin E ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp30,000 untuk kemasan 150 ml. Kamu bisa membelinya di sini:
Marshalova, yang perlu kamu ingat adalah jangan lupa untuk selalu menjaga kelembapan kulit dengan minum air yang cukup, hindari faktor-faktor yang dapat menyebabkan kulit menjadi kering atau dehidrasi, dan gunakan produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit kamu. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu dalam merawat kulit kamu dan mendapatkan kulit yang sehat dan cantik.