Kulit halus dan tipis di sekitar mata adalah area pertama yang menunjukkan kerutan alias tanda-tanda penuaan. Kalau kamu masih remaja namun memiliki kerutan di bawah mata, maka kamu harus mewaspadai itu. Penyebab kerutan di bawah mata pada remaja umumnya disebabkan oleh pola hidup.
Mengapa demikian? Sebab kerutan umumnya bisa muncul dan berkembang di awal usia 30-an atau bahkan di akhir usia 20-an. Nah, kalau kamu masih remaja namun sudah memiliki kerutan di bawah mata, tentu ada yang salah dengan pola hidupmu. Kira-kira apa saja penyebabnya?
Penyebab Kerutan di Bawah Mata Pada Remaja
Kalau kamu masih remaja namun mengalami kerutan, inilah beberapa hal yang jadi penyebabnya:
1. Paparan Sinar Matahari yang Berlebihan
Paparan sinar matahari yang terlalu lama dapat menyebabkan munculnya garis dan kerutan, terutama di sekitar area mata. Kalau kamu adalah remaja yang sering sekali beraktivitas di luar dan terpapar matahari, maka kebiasaan itu bisa membuat kerutan di bagian bawah mata.
Ya, dampak UVA dan UVB juga dapat berdampak pada kerutan dan pigmentasi di bawah mata. Tidak hanya itu saja, dampak sinar matahari juga bisa memunculkan bintik-bintik penuaan menjadi lebih menonjol.
2. Merokok
Merokok adalah salah satu penyebab kerutan di bawah mata yang sangat umum melanda para remaja. Merokok menjadi salah satu aktivitas buruk yang berpengaruh terhadap kulit, tubuh, dan kesehatan kamu secara keseluruhan.
Rokok mengandung nikotin yang merusak aliran darah, mengurangi jumlah oksigen dan nutrisi yang mencapai kulit. Kebiasaan itu juga merusak kolagen dan elastin, mengakibatkan kerutan dini.
3. Terus Menggosok Mata
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kulit di sekitar mata itu tipis dan halus. Nah, kebiasaan menggosok mata secara terus-menerus dapat menyebabkan kulit di sekitarnya meregang banyak, menyebabkan kekeringan dan iritasi.
Selain itu, kebiasan menggosok mata juga dapat melemahkan kulit dari waktu ke waktu dan berisiko merusak elastin-nya, menghasilkan garis dan kerutan.
4. Tidur Miring atau Tengkurap
Jika kamu punya kebiasaan tidur dan tengkurap, ternyata hal itu juga bisa membuat kerutan di bawah mata, lho! Dengan kedua posisi tidur tersebut, wajah kamu atau salah satu sisinya kemungkinan akan tertekan atau terbentur bantal.
Nah, salah satu bagian wajah akan menciptakan gesekan pada kulit sehingga menghasilkan garis-garis yang tidak diinginkan seperti kerutan.
5. Kurang Tidur
Remaja yang memiliki jam tidur terlalu sedikit bisa berdampak buruk pada kulit, termasuk munculnya kerutan di bawah mata. Kebiasaan buruk ini bisa menimbulkan masalah bagi area bawah mata kamu.
Ketika kamu kurang tidur, maka pembuluh darah melebar dan menyebabkan peningkatan aliran darah. Hal ini dikarenakan lapisan kulit di bawah mata lebih tipis sehingga jumlah darah yang lebih tinggi akan lebih terlihat menyebabkan kerutan dan membuat kamu tampak kelelahan.
Cara Mengatasi Kerutan di Bawah Mata untuk Remaja
Kalau kamu tidak percaya diri dengan adanya kerutan di bawah mata dengan usiamu yang masih muda, berikut adalah cara untuk mengatasinya:
1. Gunakan Sunscreen
Pakailah sunscreen setiap kali kamu hendak keluar rumah. Oleskan dengan lembut pada kelopak mata Kamu juga bisa menggunakan kacamata hitam atau topi.
2. Gunakan Eye Cream
Kamu juga bisa menambahkan produk perawatan mata ke rutinitas perawatan kulitmu seperti eye cream. Eye cream memiliki bahan-bahan yang terbukti secara klinis dapat melindungi area di bawah mata sehingga dapat mengurangi tampilan garis-garis halus, kerutan, bengkak, dan lingkaran hitam.
3. Beri Waktu untuk Mata Istirahat
Melihat layar dalam waktu lama dapat menyebabkan mata kering. Cahaya biru yang dipancarkan oleh gadget elektronik juga dapat menembus kulit dan berkontribusi pada photoaging. Jadi, selalu beri waktu untuk mata beristirahat secukupnya.
Setelah tahu penyebab kerutan di bawah mata pada remaja, mulailah jaga pola hidupmu dengan benar. Gunakan produk perawatan kulit untuk bisa mengatasi masalah kerutan tersebut.